AMDG

Ad Maiorem Dei Gloriam

To the Greater Glory of God

Competence

Students are able to learn new things, adjust themselves to the surroundings, and have communication skills.

Conscience

Students are able to adapt to the globally development of society that hold their conscience firmly.

Compassion

Students have a high sense of caring of others as shown in school’s motto “Men for and with others”.

Commitment

Able to learn new things and be adaptable and have communication skills.

Pembelajaran

Tatap Muka Terbatas

Kepala SMA Kolese Kanisius, Pater Eduard C. Ratu Dopo, SJ memberi pengarahan langsung bagi siswa yang mendapatkan kesempatan masuk untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas. Dijelaskan bahwa kunci penting dari suksesnya pelaksanaan PTMT adalah meningkatkan perilaku hidup sehat seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak secara disiplin.

Pater Edu mengingatkan kelas XII untuk mengambil kesempatan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah, walaupun siswa berhak memilih untuk memilih PTMT di sekolah atau PJJ dari rumah.

Dengan kebebasan ini, siswa diingatkan bahwa para siswa Kolese Kanisius untuk memperhatikan 3 unsur nilai yang menjadi pedoman menjadi Kanisian yaitu olah pikir, olah rasa, olah fisik dalam proses belajar.

Menjadi Bagian

Hidup Anak Muda

Hari harapan bagi berdirinya Kolese Kanisius di Jakarta terjadi pada 24 Oktober 1926. Pada hari itu tiba di Tanjung Priok seorang pater, yaitu Pater Dr. J. Kurris, SJ. calon direktur pertama Kolese Kanisius.

Pada 1 Juli 1927 berkat jasa beliau yang cepat bertindak dimulailah kelas I AMS (Algemeene Middlebare School) dengan 20 peserta didik dan bertempat di tanah persil Menteng 40 & 44 (sekarang no.64 & 68). Ada kemauan pasti ada jalan. Melalui banyak rintangan, gedung baru dapat dibangun oleh biro arsitek Fermont-Cuypers dan selesai pada 1 Juli 1929.

Suatu cita-cita dan ide yang luhur yang dapat membentuk suatu kesatuan masyarakat yang hidup dan penuh rasa tanggung jawab serta maju dalam pengetahuan sebagai bekal peningkatan pengabdian.

“The world is charged with the grandeur of God.”

As Jesuit School

Jesuit education is the oldest tradition of secondary education in the world. The first Jesuit High School was opened in 1548 in Messina Italy and with it a tradition of excellence was shaped that still vibrant and developing. Canisius College Junior – Senior High School, school for boys, is one of 7 (seven) Jesuit high schools (belongs to Jesuit) in Indonesia and hundreds more throughout the world; Canisius that was started in 1927 is the oldest one in Indonesia and since that has been concerned to provide full and harmonious development of the whole person – to be men of character